- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Viral Kunjungan Kerja ke Bali, King Naga, DPRD Lebak Kurang Peka di Tengah Tekanan Ekonomi Rakyat
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – Info Fakta News
Viralnya isu pelaksanaan kunjungan kerja anggota DPRD Kabupaten Lebak ke Pulau Dewata, Bali, memicu beragam tanggapan di kalangan masyarakat. Salah satu kritik keras disampaikan oleh aktivis yang dikenal dengan sapaan King Naga, yang menilai kegiatan tersebut kurang selaras dengan kondisi riil yang dihadapi warga.
Menurut King Naga, di tengah situasi ekonomi daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan, setiap rupiah anggaran daerah seharusnya diprioritaskan demi kepentingan rakyat dan dialihkan ke program-program yang memberikan dampak nyata serta peningkatan kesejahteraan langsung bagi masyarakat luas.
“Di saat masyarakat masih berjuang menghadapi tekanan ekonomi, seharusnya para wakil rakyat mampu menunjukkan empati dan kepekaan sosial. Anggaran yang berasal dari uang rakyat wajib dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat pula,” tegas King Naga saat berbicara di hadapan awak media.
Ia pun meminta DPRD Kabupaten Lebak untuk segera menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada publik. Hal ini meliputi tujuan utama, manfaat yang diharapkan, serta dasar hukum maupun teknis pelaksanaan kunjungan kerja tersebut — agar tidak berkembang spekulasi atau persepsi keliru di tengah masyarakat.
Bagi King Naga, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah merupakan pilar utama tata kelola pemerintahan yang baik. Oleh karena itu, setiap kegiatan yang menggunakan sumber daya negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara rinci, terbuka, dan dapat dipantau oleh masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPRD Kabupaten Lebak belum merilis keterangan resmi terkait isu yang beredar maupun tanggapan atas kritik yang disampaikan. Redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna mendapatkan penjelasan dari pihak yang berwenang, demi menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang dan berdasar fakta.
Sebagai catatan, perbedaan pandangan terhadap kebijakan publik merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun demikian, segala bentuk tanggapan dan kritik diharapkan tetap disampaikan secara objektif, berlandaskan data yang sah, serta bersifat membangun demi kemajuan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
(Tim)






