- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
PLN ULP Cikande, Diminta Evaluasi Pelayanan Petugas Dilapangan Diduga Berbahasa Tidak Beretika Terhadap Pelanggan.
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info Fakta news
Warga Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang yang merupakan Pelanggan PLN menyayangkan pelayanan petugas dilapangan yang diduga penyampaian bahasa yang kurang beretika.
Hal ini disampaikan Iyan saat dirinya ada keterlambatan pembayaran di telpon seseorang yang mengaku petugas PLN dan menegur melalui WhatsApp dengan bahasa kurang beretika dalam penyampaiannya.
Dikatakan Iyan, saat itu dirinya ada keterlambatan pembayaran lewat satu bulan kemudian ada yang mengaku petugas PLN berinisial (SKM) dan menyampaikan kalimat yang dianggap tidak enak di dengar.
Lebih lanjut Iyan katakan, sebelumnya dirinya pun pernah ada juga ada keterlambatan pembayaran, tapi petugas yang memberitahu berinisial (TW) menyampaikan dengan bahasa yang cukup baik dan sopan.
Kata Iyan, seharusnya saat menyampaikan pemberitahuan terkait tagihan listrik hendaknya petugas dilapangan dapat menyampaikan dengan bahasa yang baik dan tidak menyinggung pelanggan.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun dilapangan, (SKM) merupakan pekerja PT. Aliora Power yang merupakan mitra PLN ULP Cikande.
ditambahkan Iyan, atas sikap petugas seperti ini dirinya meminta PLN ULP Cikande untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan mitranya di lapangan yang tentunya bersentuhan langsung dengan pelanggan.
Dan melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan yang sudah mempekerjakan pegawai yang tidak sesuai aturan dan arogan.
Terakhir Iyan sampaikan, apabila hal ini tidak juga mendapat respon, dirinya bersama lembaga sosial kontrol akan berkirim surat permohonan audiensi yang ditunjukan ke pimpinan PLN ULP Cikande.
Sampai berita ini terbit belum ada keterangan yang di sampaikan pihak PLN ULP Cikande.
(Red)






