- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
King Naga Selaku Ketua Dewan Pembina PSI DPD Lebak Menyalurkan Amanah Rejeki Kepada Anak Yatim Dalam Bukber Menyambuta HUT LSM GMBI Ke 23
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info Fakta news
Menyambut Hari Lahir (Harlah) LSM GMBI ke-24, sebuah momen penuh kehangatan dan kepedulian tergambar nyata dalam kegiatan buka puasa bersama anak yatim yang digelar oleh sosok yang akrab disapa King Naga.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata nilai kemanusiaan yang dihidupkan dalam kebersamaan. Pada Rabu, 18 Maret 2026, puluhan anak yatim berkumpul dalam suasana sederhana namun sarat makna. Duduk bersila di atas lantai, mereka menyatu tanpa sekat bersama para relawan dan tokoh masyarakat, menanti waktu berbuka dengan penuh harap dan kebahagiaan
Hidangan berbuka yang tersaji rapi dalam porsi sederhana menjadi simbol keikhlasan dalam berbagi. Di balik kesederhanaan itu, tersimpan kepedulian yang tulus—bahwa kebahagiaan sejati tidak diukur dari kemewahan, melainkan dari kebersamaan dan rasa empati terhadap sesama. Santunan yang diberikan pun menjadi bagian dari amanah rezeki yang dititipkan oleh para dermawan untuk disampaikan kepada mereka yang berhak.
Dalam sambutannya, King Naga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah tanggung jawab moral yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Ini adalah amanah yang harus kami sampaikan. Rezeki yang dititipkan tidak boleh berhenti di tangan kami, tetapi harus sampai kepada anak-anak yatim yang memang berhak menerimanya,” ungkapnya dengan suara penuh ketulusan.
Lebih dari itu, ia memanjatkan doa yang menyentuh hati, seakan menjadi pelukan hangat bagi anak-anak yang hadir:
“Ya Allah, muliakanlah anak-anak yatim ini, lapangkan jalan hidupnya, kuatkan hatinya dalam menghadapi masa depan, dan jadikan mereka pribadi yang kelak mampu membawa kebaikan. Gantikan setiap kesedihan mereka dengan kebahagiaan yang Engkau berkahi.”
Suasana pun semakin haru ketika salah satu anak yatim menyampaikan rasa syukurnya dengan tulus:
“Saya sangat senang bisa ikut buka bersama di sini. Terima kasih atas kebaikannya. Semoga semua yang berbagi hari ini diberi balasan yang lebih baik oleh Allah. Saya ingin nanti bisa membantu orang lain juga,” tuturnya polos.
Ucapan sederhana itu menjadi cermin bahwa kepedulian sekecil apa pun mampu menanamkan harapan besar di hati mereka. Senyum yang terukir dari wajah anak-anak yatim menjadi bukti nyata bahwa kasih sayang masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat, sebelum akhirnya seluruh peserta berbuka puasa dalam suasana penuh kebersamaan. Momen ini bukan hanya tentang berbagi makanan, tetapi juga tentang menyatukan hati, menguatkan empati, dan meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan.
Momentum Harlah ke-24 LSM GMBI ini menjadi pengingat bahwa keberadaan organisasi masyarakat harus hadir dengan aksi nyata, memberikan manfaat, serta menjadi jembatan kebaikan bagi mereka yang membutuhkan.
Di balik kesederhanaan yang terhampar, tersimpan makna mendalam—bahwa setiap rezeki yang dititipkan adalah amanah, dan setiap senyum anak yatim adalah doa yang akan kembali kepada mereka yang tulus berbagi.
(HKZ)






