- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Ahli Gizi Dapur SPPG Bojong Menteng Raih Penghargaan Nasional, Harumkan Nama Lebak
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK – info Fakta news
Prestasi membanggakan dibidang kesehatan kembali ditorehkan salah satu warga di Kabupaten Lebak, Banten.
Seorang ahli gizi dari Dapur Umum SPPG Bojong Menteng, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Peserta Teraktif dalam kegiatan penguatan kapasitas tenaga pengawas gizi.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Novilia Aryani, ST, usai mengikuti kegiatan webinar penguatan kapasitas tenaga pengawas gizi SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh LDP Gizi Svastha Harena pada tanggal 17–19 April 2026 lali.
Dalam kesempatannya, Novilia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian yang diraihnya.
“Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini bukan hanya milik saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh tim di Dapur Bojong Menteng serta masyarakat Desa Bojongmenteng yang selalu memberikan dukungan penuh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan nasional tersebut menjadi sarana penting untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi diri dalam menjalankan tugas.
“Melalui kegiatan ini, saya mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat. Ilmu ini akan saya terapkan secara maksimal dalam pelayanan gizi, khususnya dalam mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis di daerah kami,” tambahnya.
Novilia juga berharap, pengetahuan yang didapat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan di wilayah Kecamatan Leuwidamar.
“Harapan saya, ke depannya pelayanan gizi di desa kami bisa semakin baik dan profesional. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang juga semakin meningkat demi kesehatan bersama,” tutupnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa tenaga kesehatan di daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional, sekaligus berkontribusi besar dalam menyukseskan program-program strategis pemerintah di bidang kesehatan.
(HKZ)






