- Proyek Perbaikan Tanggul di Jembatan Cibeureum, Jl. Raya Cikande-Kopo, Diragukan Kualitasnya, Diduga Dikerjakan Secara Asal Jadi
- Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal di Lebak Tewaskan Satu Orang, Diduga Akibat Perbaikan Jalan Tanpa Rambu Peringatan dan Penerangan Jalan
- Parah, Hari Raya Idul Adha, PT. SNI dan PT. SDM diduga Perintahkan Karyawan Tetap Masuk Kerja.
- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
Wakapolda Banten Hadiri Panen Raya Padi Organik PS-08, Perkuat Ketahanan Pangan dan Semangat Bela Nega
PEMRED : Iyan Baduy
PANDEGLANG - info fakta news
Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menghadiri acara Panen Raya Padi Organik PS-08 seluas 753 hektar yang digelar oleh Yayasan Bhakti Bela Negara bersama Brigade Pangan Bhakti Bela Negara pada Rabu (11/02).
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Brigade Pangan Bhakti Bela Negara, Saung Tepi Sawah, Jalan Raya Carita, Desa Sukarame, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Acara panen raya diawali dengan penyerahan benih padi unggul PS-08, dilanjutkan dengan prosesi panen raya secara simbolis serta peresmian Gedung Bhakti Bela Negara sebagai pusat kegiatan dan pengembangan program ketahanan pangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Banten Sahruji, Ketua Pelaksana Suparwo Abdullah, Karo SDM Polda Banten Kombes Pol Ari Wibowo, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi, serta unsur Forkopimda Provinsi Banten.
Panen raya padi organik PS-08 seluas 753 hektar ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara elemen masyarakat, yayasan, dan aparat keamanan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Selain menghasilkan pangan sehat dan berkualitas, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan pertanian organik tersebut.
“Kegiatan Panen Raya Padi Organik PS-08 ini merupakan wujud nyata sinergi antara masyarakat, yayasan, dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Ketahanan pangan adalah bagian penting dari ketahanan nasional, sehingga upaya seperti ini patut kita dukung dan kembangkan secara berkelanjutan,” ujar Hendra.
Ia menambahkan bahwa Polri siap mendukung program-program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Polri, khususnya Polda Banten, berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat semangat bela negara. Melalui kolaborasi dan gotong royong, kita optimistis mampu mewujudkan Banten yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya panen raya dan peresmian Gedung Bhakti Bela Negara, diharapkan program Brigade Pangan Bhakti Bela Negara dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kemandirian pangan berbasis pertanian organik.
(Red)






