- Proyek Perbaikan Tanggul di Jembatan Cibeureum, Jl. Raya Cikande-Kopo, Diragukan Kualitasnya, Diduga Dikerjakan Secara Asal Jadi
- Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal di Lebak Tewaskan Satu Orang, Diduga Akibat Perbaikan Jalan Tanpa Rambu Peringatan dan Penerangan Jalan
- Parah, Hari Raya Idul Adha, PT. SNI dan PT. SDM diduga Perintahkan Karyawan Tetap Masuk Kerja.
- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
Tanah Longsor di Lebak Menimpa Rumah Warga Janda Lansia, Belum Mendapat Perhatian Pemerintah.
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info fakta news
Musibah tanah longsor terjadi di wilayah Kabupaten Lebak pada Sabtu 8 Februari 2026 beberapa hari lalu.
Menimpa rumah salah satu warga bernama Enah yang merupakan janda lanjut usia.
Berdasarkan informasi warga setempat, pasca kejadian sampai saat ini korban belum mendapatkan bantuan maupun penanganan dari pemerintah desa maupun kabupateten.
Longsor terjadi disebabkan intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tanah amblas dan menimpa sebagian bangunan rumah.
Beruntung tidak ada korban jiwa, namun rumah mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai tidak aman untuk ditempati lagi.
Enah yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan berstatus janda hanya mendapat bantuan seadanya dari tetangga secara swadaya.
Salah satu warga setempat menyampaikan keprihatinan, "Sudah beberapa hari kejadian, tapi belum terlihat adanya bantuan atau langkah konkret dari pihak pemerintah desa maupun Kabupaten. Padahal kondisi rumah Ibu Enah sangat memprihatinkan."
Berdasarkan data kependudukan yang ada, Enah, lahir di Lebak, 10-11-2951, beragama Islam, dan berdomisili di Kp. Bekedug RT. 009/RW. 004, Desa Nayagati, Kecamatan Leuwidamar.
Warga berharap pemerintah setempat untuk segera turun dan memberikan bantuan dengan mencarikan tempat tinggal bagi Enah mengingat tempat tersebut rawan longsor.
Selain itu, warga juga meminta langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya longsor susulan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun instansi terkait di tingkat kabupaten mengenai penanganan musibah tersebut.
(Heru)






