- Proyek Perbaikan Tanggul di Jembatan Cibeureum, Jl. Raya Cikande-Kopo, Diragukan Kualitasnya, Diduga Dikerjakan Secara Asal Jadi
- Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal di Lebak Tewaskan Satu Orang, Diduga Akibat Perbaikan Jalan Tanpa Rambu Peringatan dan Penerangan Jalan
- Parah, Hari Raya Idul Adha, PT. SNI dan PT. SDM diduga Perintahkan Karyawan Tetap Masuk Kerja.
- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
Seorang Pemuda Asal Desa Julang, Cikande. Diamankan Satreskoba Polres Serang
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Seorang pemuda berinisial RS (24) nekat menjual narkotika jenis sabu dengan alasan sulit mendapatkan pekerjaan. Namun, bisnis haram yang baru dijalankannya selama sebulan itu harus berakhir setelah ia diringkus Tim Satresnarkoba Polres Serang.
Tersangka RS, yang diketahui hanya lulusan SMP, ditangkap di rumahnya yang berada di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Senin (5/1/2026). Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko membenarkan penangkapan tersebut. “Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas peredaran narkotika di lingkungannya,” kata Condro Sasongko didampingi Kasatresnarkoba AKP Bondan Rahadiansyah, Rabu (7/1/2026).
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satresnarkoba Polres Serang yang dipimpin Ipda Wawan Setiawan langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka RS berhasil diamankan tanpa perlawanan di kediamannya.
Saat dilakukan interogasi awal, tersangka mengakui menyimpan narkotika jenis sabu di sebuah rumah kosong di Desa Julang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.
“Dari hasil penggeledahan di lokasi yang ditunjukkan tersangka, petugas menemukan barang bukti sabu siap edar dalam jumlah cukup besar,” ujar Kapolres.
Petugas berhasil mengamankan 70 paket kecil sabu, satu paket besar sabu, satu unit handphone merek Oppo yang digunakan sebagai sarana transaksi, serta satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk menakar narkotika.
Kepada penyidik, tersangka RS mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial SDM yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi kini masih melakukan pengembangan untuk memburu pemasok sabu tersebut.
Kapolres menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Serang. “Kami akan terus melakukan upaya penindakan tegas terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.
Saat ini, tersangka RS beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satuan Reserse Narkoba Polres Serang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Untuk tersangka dijerat Undang-undang Nomor 35/2009 Pasal 114 Ayat (2) UU tentang narkotika dan atau Pasal 609 Ayat (2) huruf (a) UU RI No 1 tahun 2026 Perubahan atas UU RI No 1 Tahun 2023 Tentang penyesuaian pidana,” tegasnya.
(Red)






