- Proyek Perbaikan Tanggul di Jembatan Cibeureum, Jl. Raya Cikande-Kopo, Diragukan Kualitasnya, Diduga Dikerjakan Secara Asal Jadi
- Kecelakaan Lalu Lintas Tunggal di Lebak Tewaskan Satu Orang, Diduga Akibat Perbaikan Jalan Tanpa Rambu Peringatan dan Penerangan Jalan
- Parah, Hari Raya Idul Adha, PT. SNI dan PT. SDM diduga Perintahkan Karyawan Tetap Masuk Kerja.
- Proyek Pembangunan Ruas Jalan Sampai–Gunungkencana Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, GMBI Layangkan Pengaduan ke Kejati Banten
- Isu Pungli Bansos Lebak, Sumber Informasi Tiba‑tiba Berbalik Pernyataan, Publik Makin Bertanya‑tanya
- Bertahun-tahun Rusak Parah, Jalan Pekan Arba Tembilahan Sering Jadi Penyebab Kecelakaan
- Spesialis Pembobol Rumah yang Meresahkan Warga Kibin Akhirnya Berhasil Diringkus Polisi
- DPW Ormas Badak Banten Gelar Raker, Perkuat Solidaritas, Wujudkan Organisasi Mandiri dan Bermanfaat bagi Masyarakat
- Dugaan Penyekapan dan Perampasan Barang, Subkontraktor Pembangunan KDMP Lapor Perlakuan Tidak Wajar Kades Nayagati
- Dugaan Penipuan Kepala Desa Ciginggang Ditangani DPMD, LSM GMBI Desak Tindakan Tegas
Layanan MBG B3 untuk Ibu Hamil, Balita dan Busui di Lebak Banten Tuai Apresiasi Masyarakat
PEMRED : Iyan Baduy
LEBAK - info Fakta news
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) B3 bagi ibu hamil, balita, dan ibu menyusui yang dikelola Yayasan Almubasyirin Cipanas telah mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat penerima manfaat. Program ini berlokasi di MBG Al-Hikmah Almubasyirin, Desa Sajira Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Program yang menyasar kelompok rentan tersebut dinilai membantu pemenuhan gizi keluarga, khususnya pada masa kehamilan, tumbuh kembang balita, serta kebutuhan nutrisi ibu menyusui. Masyarakat setempat menyampaikan kepuasan terhadap pelayanan dapur MBG B3 yang menjaga kualitas dan kebersihan makanan sesuai standar operasional pelayanan.
Pengelola Yayasan Almubasyirin menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap kesehatan masyarakat. Distribusi makanan dilakukan secara rutin dengan memperhatikan standar gizi seimbang serta kelayakan konsumsi bagi penerima manfaat.
Beberapa warga menyebutkan bahwa keberadaan program ini sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung kesehatan ibu dan anak. Harapannya, program MBG B3 dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Program MBG B3 diharapkan menjadi contoh kolaborasi sosial antara lembaga masyarakat dan program ketahanan pangan guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
(Heru KZ)






