- Presiden Prabowo Lantik Suahadil Nazara Sebagai Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
- Pelayanan PDAM Unit Cikande dikeluhkan, Konsumen Tiga Hari Tanpa Air, Saat Laporan Terkesan Diabaikan.
- Dua Mobil Operasional MBG Bernopol Sama di Lebak, Viral dan Jadi Sorotan.
- Dugaan Manipulasi Titik Dapur MBG Banten, Kerugian Pengelola Capai 1,5 Miliar
- Lima Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Anak Krakatau, Pijar, Semoga Segera Ditemukan Dalam Keadaan Selamat.
- Kasus Hilangnya Kakak Beradik Di Banyuasin Terungkap, Dua Tahun Pencarian Berakhir Dengan Kenyataan Sedih.
- Bobol Warung Dini Hari, Empat Pelaku Curhat dan Penadah Ditangkap Polda Banten
- KASUS PENCULIKAN AKTIVIS UUN SELESAI DENGAN KEADILAN RESTORATIF, KUASA HUKUM KETUA DPRD LEBAK BERI APRESIASI LUAR BIASA
- Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Selesai Dengan Keadilan Restoratif, Empat Tersangka Bebas
- Warga Perumahan Puri Teratai RW 03 Tunjukkan Kepedulian, Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
Bentuk Peduli Keselamatan Pengguna Jalan, Pengusaha Galian Bersihkan Tanah Yang Berserakan Di Jalan
PEMRED : Iyan Baduy
SERANG - info fakta news
Adanya keluhan masyarakat terkait jalan licin akibat tanah yang tercecer truk pengangkut tanah urugan dari lokasi galian.
Dan demi keselamatan pengguna jalan serta antisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pengusaha galian bersihkan sisa lumpur dengan menurunkan truk tangki air di jalan Raya Palima - Cinangka, Kabupaten Serang.
Berdasarkan pantauan dilapangan serta informasi yang didapat dari warga ada tiga titik lokasi galian yang beroperasi.
Diantaranya di PT. Telaga Kencana Prima, PT. Wahyu Putra Mulya dan CV. Pabuaran Santosa, yang kesemuanya lokasi galian berada di Desa Panca Negara.
Diketahui aktivitas pembersihan jalan tersebut dilaksanakan oleh PT. Wahyu Putra Mulya.
Pembersihan tanah yang tercecer akibat tumpahan truk pengangkut tanah urug ini dampak yang dirasakan pada cuaca panas menimbulkan debu, tentu hal ini membuat tidak nyaman masyarakat dan pengendara terutama roda dua.
Ditambah saat ini hampir setiap hari turun hujan hal ini mengakibatkan jalanan menjadi licin dan sangat membahayakan pengguna jalan.
Namun demikian menurut salah satu warga sekitar yang enggan namanya diberitakan, dua perusahaan galian terkesan masa bodoh.
Padahal truk pengangkut tanah dari lokasi galian dua perusahaan tersebut juga banyak yang melintasi jalan tersebut.
Masyarakat berharap para pengusaha galian tersebut untuk melakukan pembersihan jalan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
(Red)






